Potret RiauDumai

Pemulangan 19 PMI Deportasi Malaysia di Dumai: Satu Orang Meninggal, Satu Terdeteksi HIV

274
×

Pemulangan 19 PMI Deportasi Malaysia di Dumai: Satu Orang Meninggal, Satu Terdeteksi HIV

Sebarkan artikel ini
Pemulangan 19 PMI Deportasi Malaysia di Dumai: Satu Orang Meninggal, Satu Terdeteksi HIV
Badan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) kembali memulangkan 19 PMI yang dideportasi dari Malaysia, melalui Pelabuhan Dumai.F-Istimewa

DUMAI – Proses pemulangan 19 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai diwarnai kabar duka. Salah seorang PMI dilaporkan meninggal dunia saat menjalani proses transit, sementara satu orang lainnya terdeteksi mengidap virus HIV.

Para pekerja migran ini tiba di Pelabuhan Dumai pada Sabtu sore menggunakan Kapal Indomal Regal setelah dideportasi dari Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Kemayan, Pahang, Malaysia. Setibanya di tanah air, mereka langsung menjalani pemeriksaan dokumen dan kesehatan oleh BP3MI Riau serta P4MI Kota Dumai.

Kronologi Meninggalnya PMI Asal NTB Kepala BP2MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengonfirmasi identitas PMI yang meninggal dunia tersebut adalah Muhanip Bin Radi, warga Desa Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Fanny menjelaskan bahwa kondisi kesehatan almarhum sempat terpantau menurun sesaat setelah tiba di Rumah Ramah PMI. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, Muhanip kehilangan kesadaran secara mendadak usai membersihkan diri.

“Korban tiba-tiba pingsan setelah mandi saat sedang duduk bersama rekan-rekannya. Petugas sempat memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya dievakuasi ke RS Awal Bros Dumai,” ujar Fanny, Senin (5/1/2026).

Pihak rumah sakit menyatakan Muhanip meninggal dunia pada Sabtu malam sekitar pukul 20.20 WIB. Saat ini, jenazah disemayamkan di RSUD Dumai menunggu proses pemulangan ke daerah asal. Seluruh biaya pemulasaraan hingga pengiriman jenazah ke Lombok Timur dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh negara melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Temuan Kasus HIV dan Prosedur Kesehatan Selain kabar duka tersebut, tim medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan Dumai juga menemukan satu PMI berinisial RJB, asal Sumatera Utara, yang terdeteksi mengidap HIV.

“PMI berinisial RJB dalam kondisi stabil dan sudah mendapatkan penanganan awal sesuai prosedur medis yang berlaku. Kami tetap memfasilitasi kepulangannya ke daerah asal di Sumatera Utara dengan pendampingan khusus,” jelas Fanny.

Edukasi Bahaya Jalur Nonprosedural BP3MI Riau terus memberikan pembekalan kepada para deportan lainnya mengenai bahaya bekerja di luar negeri secara nonprosedural. Kasus-kasus memilukan seperti ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar mengikuti jalur resmi yang disediakan pemerintah demi menjamin pelindungan hukum dan keselamatan selama bekerja di mancanegara.

Saat ini, BP3MI Riau terus berkoordinasi dengan BP3MI NTB dan pihak keluarga untuk memastikan proses pemulangan jenazah almarhum Muhanip berjalan lancar hingga ke kampung halaman.