TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berkomitmen memperkuat fondasi intelektual masyarakat melalui gerakan literasi. Hal ini ditegaskan dalam perhelatan Pekan Literasi Dalam Aksi (Literaksi) ke-4 yang digelar oleh Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Inhil di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu (25/1/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Inhil, H. Herman, SE., MT., bersama Bunda Literasi Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman. Selain sebagai ajang rutin bulanan untuk menumbuhkan minat baca, momentum ini juga ditandai dengan pengukuhan pengurus Forum TBM Kabupaten Indragiri Hilir oleh Bunda Literasi.
Literasi Sebagai Kunci Peradaban Dalam arahannya, Bunda Literasi Hj. Katerina Susanti menekankan bahwa Literaksi bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, gerakan ini adalah langkah konkret untuk mengasah daya kritis dan kreativitas generasi muda di tengah gempuran informasi digital.
“Literasi adalah kunci masa depan. Melalui membaca kita membuka jendela dunia, dan melalui literasi kita membangun peradaban yang berkarakter,” tutur Hj. Katerina usai menerima apresiasi dari Ketua Forum TBM Inhil atas dedikasinya pada dunia literasi.
Kolaborasi Literasi dan Kepedulian Lingkungan Uniknya, perhelatan kali ini juga mengintegrasikan kampanye lingkungan. Plt. Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Inhil, H. Dwi Budianto, menyerahkan bantuan wadah sampah terpilah kepada TP PKK Kabupaten Inhil. Aksi ini menjadi simbol bahwa literasi juga mencakup pemahaman akan kebersihan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Target Indonesia Emas 2045 Senada dengan hal tersebut, Bupati Inhil H. Herman memberikan pujian kepada para penggiat TBM yang tetap konsisten bergerak di lapangan. Ia berharap TBM bisa menjadi ujung tombak untuk memperluas akses bacaan hingga ke wilayah pelosok Inhil.
“TBM adalah sarana strategis untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini. Kita perlu menyiapkan generasi unggul yang cerdas dan kreatif untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Herman.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Duta Remaja Inhil, serta sejumlah tokoh masyarakat dan penggiat literasi se-Kabupaten Indragiri Hilir.












