PEKANBARU – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menorehkan prestasi membanggakan dalam hal tata kelola pemerintahan desa. Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Riau Tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Pj. Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam acara yang berlangsung khidmat di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Komplek Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (26/1/2026).
Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT, hadir langsung memberikan dukungan dengan didampingi Inspektur Daerah, Kepala Dinas PMD, serta Kadis Kominfopersantik Inhil. Kehadiran para petinggi daerah ini menegaskan komitmen Pemkab Inhil dalam mendukung transparansi hingga tingkat akar rumput.
Model Pemerintahan Bersih dan Akuntabel Desa Sungai Intan terpilih sebagai salah satu dari tujuh desa di Riau yang dinilai sukses mengimplementasikan sistem pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel. Fokus utama penilaian meliputi pengelolaan keuangan desa yang transparan serta pelayanan publik yang bebas dari praktik pungutan liar.
Dalam keterangannya, Bupati H. Herman menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian Desa Sungai Intan. Ia menilai penghargaan ini adalah bukti bahwa integritas bisa ditegakkan mulai dari tingkat desa.
“Alhamdulillah, Desa Sungai Intan terpilih menjadi salah satu percontohan dari 12 kabupaten/kota di Riau. Ini adalah harapan baru bagi kita semua untuk melihat tata kelola desa yang lebih baik,” ujar Bupati Herman.
Harapan untuk 196 Desa Lain di Inhil Bupati Herman berharap kesuksesan Desa Sungai Intan tidak berhenti di sini. Ia menginstruksikan 196 desa lainnya di Kabupaten Indragiri Hilir untuk menjadikan Desa Sungai Intan sebagai role model atau rujukan dalam administrasi dan pelayanan.
“Harapan saya dan seluruh masyarakat Inhil, prestasi ini ditiru oleh desa-desa lainnya. Kita ingin seluruh pengelolaan keuangan dan pelayanan publik di tingkat desa dilakukan secara terbuka sebagai langkah nyata pencegahan korupsi sejak dini,” tegasnya menutup keterangan.
Acara penyerahan penghargaan ini juga dihadiri oleh para kepala daerah dari enam desa penerima penghargaan lainnya serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.












