RENGAT – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) Provinsi Riau terus mengakselerasi berbagai program strategis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui rapat tindak lanjut pelaksanaan dan pelaporan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (BPG), yang digelar di Ruang Kerja Setda Lantai 2 kantor Bupati Inhu, Kamis (18/9/2025).
Rapat dipimpin Penjabat (PJ) Sekda Inhu, H. Syahruddin bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasil rapat tersebut diputuskan pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) sebagai garda terdepan dalam memastikan program berjalan efektif. Tim ini akan berfokus pada koordinasi, monitoring, hingga evaluasi menyeluruh.
“Dengan adanya Tim Satgas, kita ingin memastikan manfaat pembebasan BPHTB dan BPG benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Laporan pelaksanaanya juga harus tersusun rapi, tepat waktu, dan sesuai regulasi,” sebut Syahruddin.
Tak hanya membahas perumahan, rapat tersebut juga menyinggung program prioritas nasional, yakni pembangunan Sekolah Rakyat (SR).
“Program ini sejalan dengan arahan Presiden dan diharapkan mampu membuka akses pendidikan lebih luas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” sambungnya.
Syahruddin menegaskan, sinergi antara program perumahan dan pendidikan akan menjadi tonggak penting peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui langkah percepatan ini, pemerintah optimis kualitas hidup masyarakat Inhu semakin meningkat bukan hanya memiliki hunian layak, tetapi juga akses pendidikan yang merata, “ungkap Syahruddin.












