BENGKALIS – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-43 di Bengkalis dipastikan akan dilaksanakan mulai tanggal 28 Juni mendatang.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, Ersan Saputra saat lauching persiapan pelaksanaan MTQ Riau di Bengkalis, Selasa (27/5/2025).
Menurut dia, jadwal pelaksanaan MTQ Riau ini mundur dari jadwal sebelumnya yang seharusnya di laksanakan mulai tanggal 21 Juni.
Pelaksanaan diundur karena pada jadwal sebelumnya ternyata bertepatan dengan penyambutan Jamaah Haji berbagai kabupaten kota yang mulai pulang ke daerah asal.
“Pengunduran berdasarkan persetujuan pemerintah provinsi Riau, pelaksanaan MTQ Riau diundur pada tanggal 28 Juni 2025 sampai dengan 4 Juli 2025 mendatang,” tegas Ersan Saputra.
Ersan Saputra mengatakan, pelaksanaan MTQ Riau ke 43 ini merupakan pelaksanaan kembali dilaksanakan di Kabupaten Bengkalis setelah lebih kurang 13 tahun sebelumnya juga dilaksanakan di Bengkalis.
“Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar pelaksanaan nanti bisa berjalan dengan lancar nantinya. Sebagai langkah awal kami sebagai pemerintah Bengkalis telah mempersiapkan berbagai aspek diantarannya lokasi kegiatan, akomodasi dewan dan majelis hakim,mekanisme perlombaan, pengamanan, transportasi, konsumsi dang dukungan sarana dan prasarana pendukung agar pelaksanaan nantinya bisa berlangsung dengan lancar,” terag Ersan yang juga ketua umum pelaksanaan MTQ Riau di Bengkalis.
Untuk Astaka utama pemerintah Bengkalis menyiapkan di lapangan pasir taman Andam Dewi Bengkalis.
Artinya pada sesi pembukaan dan penutupan serta beberapa perlombaan tilawah akan dilaksanakan di sana.
Ersan juga menegaskan untuk konsep pelaksanaan MTQ pihaknya sudah menyiapkan konsep berbeda dan baru dengan penuh inovasi.
Serta Ersan berkeyakinan nantinya akan menghadirkan nuansa baru serta memberikan kesan mendalam bagi peserta dan masyarakat karena digelar tepat di tepi pantai.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat Riau, sebagai daerah kepulauan kabupaten Bengkalis memiliki pantai yang panjang dan cantik. Serta memiliki potensi pembangunan ekomoni kelautan, perikanan dan pariwisata,” jelasnya. (infotorial)












