PEKANBARU – Marisa Putri, seorang mahasiswi cantik yang kuliah di Universitas Abdurrab Pekanbaru, jadi buruan warganet. Marisa Putri seorang tersangka dalam kasus kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang ibu rumah tangga.
Korban yang ditabrak Marisa Putri dengan mobilnya adalah Renti Marningsih (46) warga Kota Pekanbaru.
Kehidupan Marisa Putri, mahasiswi cantik yang kuliah di Universitas Abdurrab, Pekanbaru yang glamor tak sebanding dengan realita keseharian keluarganya. Marisa Putri adalah warga Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.
Tetangga Marisa yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan kalau pelaku bersama ibu dan adik-adiknya tinggal di Desa Kebun Durian.
Sebagai tetangga, dia mengaku tidak mengetahui Marisa Putri memiliki mobil.
“Soalnya kalau dilihat, tapi maaf ya, dia dari keluarga biasa-biasa saja,” katanya.
Dia membenarkan Marisa kerap membawa mobil ketika pulang kampung dan diparkirkan di depan rumahnya. Mobilnya sama persis seperti di foto yang viral di media sosial.
“Kalau dia pulang, nampak mobil itu parkir di depan rumah. Dilihat di foto kejadian yang beredar itu, mobilnya memang itu,” ujarnya seperti dikutip, Senin (5/8/2024).
Ibu kandung Marisa Putri merupakan single parent. Ia tinggal bersama adik-adiknya di rumah yang dikontraknya.
“Ibunya tinggal di kontrakan,” katanya.
Di mata tetangga, ibu kandung Marisa Putri dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul. Ia sering berinteraksi dengan warga lainnya.
Tetangganya juga menyebutkan, tidak mengetahui Marisa Putri berkuliah di Pekanbaru.
“Warga di sini juga tak tahu yang pastinya, kerja apa dia di Pekanbaru,” tandasnya.
Sementara itu, Marisa Putri mengakui bahwa mobil Toyota Raize yang dikendarainya saat menabrak Renti merupakan miliknya sendiri.
Hal tersebut ia sampaikan ketika ditanya rekan wartawan dalam konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru.
“(Mobil) Milik saya sendiri,” katanya.
Marisa Putri mengendari mobil merek Toyota Raize berwarna Turquoise MM saat menabrak Renti. Harga Toyota Raize dari Rp238,7 juta untuk varian dasar 1.2 G MT dan naik hingga Rp309,4 juta untuk varian tertinggi.
Marisa Putri diketahui tercatat sebagai mahasiswi program S1 Psikologi di Universitas Abdurrab Pekanbaru.
Dilihat pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Marisa Putri masih aktif sebagai mahasiswi tahun ajaran 2023/2024 semester genap.
Usut punya usut, ayah Marisa Putri hanya seorang petani yang digaji Rp2 juta setiap bulan.
Lantas, bagaimana bisa dia mampu membeli mobil padahal hanya berstatus mahasiswi? Seperti unggahan akun X @dhemit_is_back, beredar bukti chat yang mengaku mengenal Marisa.
Sosok yang tak diketahui identitasnya itu menyebut Marisa setiap hari pergi dugem. Hal yang lebih mengejutkan lagi, Marisa disebut kerap menemani ‘om-om’ di tempat hiburan malam tersebut.
“Dia suka nemenin om-om juga,” tulisnya.
Bahkan om-om dari berbagai kalangan sudah dijajal oleh Marisa. Sehingga tidak heran jika Marisa tetap santai meski telah menghilangkan nyawa orang.
“Om-om Pekanbaru dengan berbagi bidang itu sudah dia kuasai, jadi mungkin dia merasa aman,” sambungnya. (win)












