Potret Politik

PKS Akan Bawa Nama-nama Balon Gubri ke DPP Akhir Bulan Ini

83
×

PKS Akan Bawa Nama-nama Balon Gubri ke DPP Akhir Bulan Ini

Sebarkan artikel ini
Markarius Anwar. (Foto: net)

PEKANBARU – Hingga saat ini nama-nama bakal calon (Balon) gubernur dan Balon wakil gubernur yang akan diusung oleh DPW partai PKS Riau masih belum diketahui. Namun, di akhir Mei ini Balon yang sudah mengembalikan formulir akan dibawa ke DPP.

Hal itu disampaikan ketua tim penjaringan balon gubernur dan wakil gubernur DPW PKS Riau, Markarius Anwar saat dihubungi via ponselnya, Kamis (16/5/2024).

“Prosesnya sekarang kita menerima pendaftaran calon-calon dulu. Kita mau melihat kesungguhannya dengan PKS. Ada beberapa yang sudah datang daftar dan mengembalikan formulir. Kita akan akan rapatkan bersama di tingkat wilayah dulu. Nanti baru kita rekomendasikan ke pusat,” ujarnya.

Markarius mengatakan Balon yang akan diusung PKS akan melihat terlebih dahulu partai yang mengusung balon tersebut. Karena untuk mengusung Balon dibutuhkan minimal 13 kursi. Sementara pada Pemilu Februari 2024 lalu PKS memperoleh 10 kursi.

Selanjutnya ucap ketua Komisi III DPRD Riau itu adalah hasil survei. Artinya, PKS akan melihat terlebih dahulu visi misinya apakah sejalan dengan PKS. Dan yang ke-3 itu wakilnya siapa. Tentu kalau wakilnya atau pasangannya ada yang daftar untuk nomor 2 ke PKS.

“Kalau kader PKS dia ada juga penilaiannya. Operasional memenangkannya seperti apa dia siapkan gitu. Hal inilah kami sedang pemberkasan sekarang nih,” ujarnya.

Saat ini kata Markarius, PKS tengah melakukan pemberkasan dan menerima semua yang balon yang mendaftar. Semua balon akan dinaikkan ke DPP terlebih jika ada yang membawa kader PKS. Tentu lebih besar peluang didukung DPP.

Adapun nama-nama balon yang sudah mendaftar sejauh ini diantaranya, Syamsuar, Edi Natar Nasution, Syamsurizal, Abdul Wahid, Edi Munir, Sarwo Edi dan sejumlah nama lainnya.

Kalau dengan partai partai sendiri bang, sejauh ini sudah mengerucut. Memang mungkin akan koalisi dengan mana saja nih. Kalau kita dari tim penyidikan seperti itu.

“Kalau untuk posisi gubernur ya kita ada pak Sarwo Edi dengan upaya yang mungkin bisa kita ajukan untuk jadi calon. Itu kan sudah ada juga datang minta jadi wakilnya dari PKS. Diminta oleh Sofyan Siroj diminta oleh pak Edi Natar. Kemudian ada Dr Mawardi diminta oleh pak Syamsuar,” pungkas Markarius. (fin)