PEKANBARU – Meski tergolong lama, namun Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Riau fraksi Demokrat dari Syahroni Tua Harahap ke Yuliawati SE sukses terlaksana. Sementara dua anggota DPRD Riau lainnya yang belum PAW hingga kini masih dalam proses.
“Alhamdulillah baru saja tadi, tidak sampai waktu 1 jam, selesai sudah pengangkatan dan pelantikan ibu Yuliawati Saleh menjadi anggota DPRD Provinsi Riau menggantikan bapak Sahroni Tua dari fraksi Demokrat. Dan tentu kita atas nama pimpinan dan juga segenap anggota DPRD Provinsi Riau mengucapkan selamat atas dilantiknya dan terus langsung bekerja untuk memperjuangkan masyarakat sesuai dengan Dapil dan juga tentu Provinsi Riau, bagaimana lebih sejahtera kembali,” ujar Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho usai memimpin rapat paripurna, Senin (8/1/24).
Ketika ditanya mengenai rapat paripurna yang hanya dihadiri 6 anggota dewan, wakil ketua DPRD Riau asal fraksi Demokrat itu mengatakan bahwa rapat paripuna ini tidak mengambil kuorum.
“Karena ini adalah rapat paripurna istimewa jadi tidak mengambil kuorum. Tapi hampir 80 persen tadi mengikuti secara zoom,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kita paham sendiri kondisi memang sudah masuk hari kerja dan memang rapat paripurna ini tidak mengambil untuk kuorum.
Ketika ditanya apakah ketidakhadiran anggota dewan ini karena kesibukan kampanye, Agung mengatakan tidak.
“Tidak sibuk kampanye ya, saya pikir karena memang teman-teman ada yang sedang observasi yang sedang melakukan tentunya konsultasi dengan Kementerian terkait hal-hal pekerjaan dewan tentang pembangunan di Provinsi Riau dan juga tentu mempunyai kegiatan-kegiatan yang kembali ke daerahnya masing-masing sesuai dengan tugas dan pokok kerjanya,” ucapnya.
Ketua DPD Demokrat Riau itu menjelaskan, sesuai SK tanggal pelantikan yaitu tanggal 9 September. Dikatakan, walaupun isu yang berkembang yang berbeda-beda ada yang diperlambat karena ada Pilkada dan segala macam, tapi acuan kita masih tetap sesuai dengan SK, ujarnya.
Menyinggung mengenai 2 anggota DPRD Riau yang sampai saat ini belum di PAW, Agung mengatakan, semua dalam proses di kementerian.
“Jadi tidak perlu dia berpikiran negatif. Contohnya saja ibu Yuliawati ini, sudah hampir 2 bulan lebih, bahkan hampir 3 bulan dalam prosesnya. Dan hari ini bahkan sudah lewat tahun 2023 dilantik gitu.
Ketika ditanya, kenapa pelantikan PAW ini sangat lama dilaksanakan, Agung mengatakan bahwa itu berproses.
“Kalau itu kan berproses dengan kelengkapannya dan hal-hal lain yang mengikuti administrasi. Kalau kita di dewan sudah selesai semua. Yang penting, jalan semua. Di sini tidak ada dinamika, tidak ada memperlambat-lambatkan,” pungkasnya. (fin)












