TOKYO – Sekitar 60 gempa telah terjadi usai gempa M 7,5 terjadi di wilayah Noto, Jepang. Gempa susulan dilaporkan dengan kekuatan bervariasi M 3 hingga M 6,1.
Dilansir BBC, Senin (1/1/2024), gempa terbaru, yang tercatat terjadi pada pukul 23.02 waktu setempat. Awalnya dilaporkan memiliki skala yang mirip dengan gempa awal di Noto pagi ini, namun kini tercatat berkekuatan magnitudo (M) 4,6 .
Badan meteorologi Jepang telah memperingatkan kemungkinan gempa bumi serius selama seminggu ke depan. Utamanya dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Meskipun “peringatan tsunami besar” kini telah diturunkan menjadi “peringatan tsunami”, warga masih diimbau untuk tetap mengungsi karena tsunami masih tercatat.
Diketahui, kebakaran besar juga terjadi di kota pesisir Wijima, prefektur Ishikawa, Jepang. Kebakaran ini terjadi setelah gempa besar M 7,5 melanda wilayah tersebut.
Dilansir BBC, Senin (1/1/2024), foto udara menunjukkan kebakaran skala besar di kota pesisir. Kobaran api dan asap membubung tinggi ke udara.
Sementara itu, pemerintah setempat menyebut ada 6 kasus orang yang ‘terkubur hidup-hidup’ di bawah reruntuhan rumah-rumah di kota tersebut.
Barang-barang di Mal Berjatuhan
Salah seorang WNI di Ishikawa menceritakan detik-detik terjadinya gempa saat ia berada di mal. Seorang WNI bernama Hazmi bercerita bahwa saat itu dia Aeon mall Shin-Komatsu. Ketika itu, ia merasakan gempa yang sangat kencang.
“Waktu gempa kenceng banget itu saya lagi memesan makanan. Tadi juga ramai sekali,” kata Hazmi kepada detikcom, Senin (1/1/2024).
“Plafon langit-langit mal berjatuhan. Air bocor,” lanjutnya.
Dia sempat berada di lokasi evakuasi di mal tersebut.
“Tadi lokasi evakuasi saya di counter softbank di depan pintu exit,” katanya.
Hazmi juga sempat merekam kondisi Aeon mall Shin-Komatsu, Ishikawa usai terjadi gempa. Dalam rekaman video itu, tampak barang-barang di mal berantakan. Selain itu, tampak air berceceran di lantai mal. Ada plafon langit-langit mal juga yang jatuh.
“Kerusakannya sih minim alhamdulillah. Itu pada rubuh. Airnya juga pada bocor,” kata Hazmi dalam video itu.
Dia mengatakan gempa susulan terjadi sebanyak enam kali. Kondisi ini diperkirakan terus terjadi sampai malam hari.
“Sudah enam kali ada gempa susulan, dan diperkirakan masih akan terus ada gempa susulan sampai nanti malam,” ungkapnya.
Saat ini dirinya juga sudah diperbolehkan pulang ke apartement. Saat sampai di apartement, dia melihat perabotannya sudah hancur.
“Saat ini sudah diizinkan pulang ke apartement. Perabotan hancur banyak di dapur sama wastafel,” katanya.
Sementara itu, gempa juga dirasakan oleh WNI di Prefektur Aichi. Aichi berjarak sekitar 280 km dengan Ishikawa. Seorang WNI bernama Hani mengatakan bahwa gempa di Aichi terasa cukup lama. Namun, peringatan di aplikasi gempa hanya berkekuatan magnitudo 4.
“Di Aichi lumayan lama. Kalau dari apps, di Aichi terasa sekitar skala 4,” katanya.
Namun, dia tak melihat kerusakan bangunan efek dari gempa ini.
“Kalau bangunan sendiri dan di lingkungan sekitar tidak ada yang rusak. Padahal bangunan tempat saya cukup tua tapi tak ada kerusakan,” ungkapnya. (win)












