Pekanbaru

Over Kapasitas, Disdik Akan Tambah RKB

55
×

Over Kapasitas, Disdik Akan Tambah RKB

Sebarkan artikel ini
Pahmizan ketika diwawancara di tangga lantai II Gedung Disdik Riau, Senin (22/1/24). (Foto: fin)

PEKANBARU – Kepala Disdik Riau Tengku Fauzan melalui Kabid SMA Pahmizan, tak membantah jika pada PPDB 2023 lalu ada SMA di kota Pekanbaru yang over kapasitas. Untuk mengatasinya, Disdik Riau akan menambah Ruang Kelas Baru (RKB).

“Sekarang ini kita membangun RKB SMA Negeri 4 dulu. Lokasi penambahan RKB itu di lahan sebelumnya. Kalau di SMA 4 berlebih, iya disitu ditambah,” ujarnya, Senin (22/1/24).

Sedangkan ketika ditanya di SMA Negeri 5 yang juga over kapasitas, Pahmizan mengatakan, semua di Pekanbaru ini akan dibangun RKB secara bertahap.

Ketika ditanya SMAN mana saja di Pekanbaru yang over kapasitas, ia mengatakan semuanya. Hal ini karena Disdik menggunakan Pergub wajib belajar 12 tahun yang mulai berlaku pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 yang lalu.

“Yang penting bagaimana anak bisa bersekolah,” ucap Kabid yang bakal pensiun bulan Februari 2024 ini.

Diterangkan Pahmizan, sesuai aturan untuk satu RKB maksimal diisi 36 siswa. Karena kelebihan, maka diisi 40.

Saat disebut bahwa ada temuan di 1 RKB justru diisi 46 siswa, Pahmizan berdalih, kalau masalah itu dengan Kepala sekolah saja. Begitu juga dengan sistem belajar mengajarnya, Pahmizan menyarankan ke kepala sekolah saja.

Diberitakan sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 lalu yang dipaksakan masuk ke sekolah berstatus Negeri, akhirnya siswa terpaksa mengikuti pembelajaran secara daring (online). Hal ini mengingat ruang belajar yang tersedia, tidak mencukupi (over kapasitas).

“Mengejutkan ada sekolah negeri yang masih menggelar pembelajaran secara daring (online) akibat over kapasitas karena kekurangan ruangan belajar yang sudah berjalan satu semester,” ujar Pengurus Persatuan Guru Swasta Riau (PPGSR) di Pekanbaru Husaimi Hamidy Senin pekan kemarin.

Persoalan lainnya ucap anggota Komisi II DPRD Riau itu, adalah temuan adanya sekolah over kapasitas yang seharusnya diisi 36 siswa setiap ruangan, tetapi oleh sekolah tersebut dipaksakan masuk hingga 46 siswa.

Hal ini berdasarkan aduan yang diterima oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau Husaimi Hamidi. Menurutnya persoalan pendidikan ini sangat perlu diperhatikan.

“Ada laporan ke kami dampak dari PPDB 2023 kemarin, ada sekolah negeri yang melebih kapasitas. Sekolah negeri yang muridnya satu kelas masih zoom meeting sudah satu semester berjalan ini karena tidak ada ruangan. Ini tentu tidak baik untuk kualitas pendidikan anak-anak kita di Riau,” ujarnya. (fin)