Pekanbaru

Pj Wako Pekanbaru Curhat di KLB PWI Riau

91
×

Pj Wako Pekanbaru Curhat di KLB PWI Riau

Sebarkan artikel ini
Penjabat Walikota Pekanbaru Muflihun saat berpidato dihadapan ratusan wartawan pada Konfrensi Luar Biasa (KLB) PWI Riau di Hotel New Hollywood, Jalan Kuantan Raya, Senin (11/12/2023). (Foto: potret24.com)

PEKANBARU – Mengaku dibully setiap hari, Pejabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun, curhat kepada ratusan wartawan PWI Riau yang tengah menggelar Konferensi Luar Biasa (KLB), Senin (11/12/23).
Diantaranya curhat banjir ketika hujan, sampah yang berserak, jalan yang berlobang.

“Yang saya pertanyakan hari ini, ada tidak kita semua, kenal sama wakil-wakil kita di DPR yang duduk di legislatif, kenal tidak,” ujarnya.

Muflihun mengatakan, ketika hari ini uang Pemko habis, uang Pemko tunda bayar, uang Pemko defisit, siapa punya hak untuk Pekanbaru ini. Dia adalah Gubernur, dan DPRD yang duduk di Provinsi Riau.

“Dalam gelombang, kami didesak terus. Bantu dong Pekanbaru ini, tempat tinggal kita. Tolong, masak tahun 2023 ini kita tunda bayar. Saya masuk luar biasa besarnya, itu sudah kita selesaikan. Masyarakat tak peduli dengan tunda bayar. Yang penting jalannya itu baik, tidak berlubang, tidak ada banjir dan tidak ada sampah. Tapi uang tidak ada,” ucap Muflihun menyampaikan unek-uneknya.

Tahun 2023 kata Muflihun, pihaknya meng-overlay 9 ruas jalan di Kota Pekanbaru. Diantaranya, Jalan Suka Karya, Delima, Dahlia, Paus, Rambutan, Inpres, Parit Indah dan Pemuda.

Ia pun mempertanyakan, apa salahnya, minimal Pemprov bantu jalan yang berstatus jalan provinsi. Provinsi Riau itu ibukotanya Kota Pekanbaru.

“Artinya, Pekanbaru potretnya Provinsi Riau. Malu kita nanti, ketika jalannya berlubang, yang jelek nama Provinsi Riau. Banjir saat hujan, yang jelek Riau. Kita ingin adanya strategi/saling support. Kami akan dukung Provinsi Riau dan provinsi dukung juga Pemko Pekanbaru,” tukasnya.

Ke depan ujar Muflihun, diharapkan sama-sama bertatap muka dan memberikan apresiasi pada semua. (fin)