Potret Riau

Pemprov Riau Diminta Lokalisir Pengungsi Rohingya

60
×

Pemprov Riau Diminta Lokalisir Pengungsi Rohingya

Sebarkan artikel ini
Robin P Hutagalung SH. (Foto: fin)

PRKAMBARU – Adanya pengungsi Rohingya di pinggir jalan Sudirman Pekanbaru, menuai tanggapan dari DPRD Riau. Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau dan instansi terkait lainnya diminta tanggap dengan cepat dengan melokalisir warga asal negara Myanmar tersebut.

Hal itu ditegaskan ketua Komisi V DPRD Riau Robin P Hutagalung menanggapi keresahan warga atas kedatangan puluhan pengungsi tersebut di Pekanbaru, Kamis (14/12/23).

“Pemerintah provinsi Riau dan juga instansi lainnya supaya tanggap dan mengurus ini dengan cepat dan tepat. Selain itu harus memperhitungkan faktor-faktor kemanusiaan, aspek hukum, dan peraturan yang berlaku,” ucapnya.

Untuk tempat penampungan mereka kata Robin, Pemprov Riau diminta mengupayakan agar mereka bisa di lokalisir. Sehingga mereka jangan sampai berkeliaran, tandas politisi asal fraksi PDIP DPRD Riau tersebut.

Seperti diketahui, puluhan pengungsi Rohingya tiba di Pekanbaru pada Rabu malam (13/12). Mereka menggunakan mobil dan diturunkan di wilayah Marpoyan Damai.

Hari ini terlihat para pengungsi Rohingya itu berkeliaran di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, tanpa ada pengawasan. Salah satu warga di Jalan Jenderal Sudirman bernama Adi (29) mengaku terganggu dengan kehadiran pengungsi Rohingya.

“Ini ada 13 orang Rohingya di pinggir Jalan Sudirman. Saya lihat enam laki-laki dewasa, enam perempuan, dan satu balita,” kata Adi kutip JPNN.com.

Dia mengaku resah dengan keberadaan para pengungsi itu. Sebab tidak ada yang memantau.

“Jujur, kami tidak nyaman mereka berkeliaran begini tidak ada yang mengawasi. Kondisinya juga lusuh, tadi minta makan pakai bahasa mereka kami tidak paham. Dia minta pakai bahasa isyarat,” lanjutnya.

Adi meminta agar pemerintah segera mengatasi kebocoran pendatang asing ini.

“Kami jelas menolak kehadiran mereka. Kami khawatir akan mengganggu keamanan di Pekanbaru. Pemerintah mohon bertindak,” katanya. (fin)