PEKANBARU – Politisi partai Golkar Parisman Ikhwan mengatakan, untuk pemilihan legislatif (Pileg) 2024, tidak lagi bersosialisasi. Alasannya, dirinya sudah sosialisasi 4 tahun lalu dan sudah banyak yang ia jalankan.
“Warga Pekanbaru sudah merasakan bagaimana menjaga hubungan dengan masyarakat. Jadi bukan kami datang di saat dekat-dekat Pileg. Kami datang, di awal kami dilantik. Dan itu kami jaga sampai akhir masa jabatan,” ucap anggota DPRD Riau itu, Senin (18/12/23).
Ketika ditanya strateginya menghadapi Pemilu 2024 mendatang, ketua Komisi IV DPRD Riau itu mengatakan bahwa, long time.
“Strategi kami itu long time. Bukan jangka pendek, melainkan jangka panjang,” ujarnya.
Ia pun mengaku bahwa dirinya selalu menjaga silaturahmi dan selalu berbuat ikhlas.
“Apa yang bisa kami bantu, apa yang bisa kami buat sebisa mungkin akan kami laksanakan. Semaksimal mungkin dengan kata ikhlas,” ucap dia.
Lebih lanjut Parisman Ikhwan mengungkapkan, dirinya mendapat mandat dari ketua DPP Golkar Erlangga Hartato sebulan lalu yang direkomendasikan untuk maju sebagai calon Walikota Pekanbaru 2024 mendatang.
“Bukan surat mandat tidak diundang. Kami mendapat surat mandat yang diundang langsung oleh Ketum Erlangga Hartato melalui surat resmi DPP Partai Golkar kabupaten/kota se-Indonesia. Dan alhamdulillah, muncul nama kami sendiri. Tapi yang diundang ya, dan hadir langsung menerima mandat itu,” tukasnya.
Penyerahan mandat oleh Ketum DPP Golkar Erlangga Hartato itu tutur Parisman Ikhwan, dihadiri petinggi-petinggi Golkar. Salah satunya Aburizal Bakrie dan tokoh-tokoh lain partai Golkar.
Ketika ditanya apakah setelah menerima mandat tersebut dirinya menyosialisasikan ke masyarakat, politisi berpostur tinggi jangkung itu mengatakan tidak menyampaikan.
“Tapi masyarakat yang semangat mendorong saya, itu saja. Masyarakat yang mendorong saya agar bisa bertarung menjadi kandidat walikota,” tandasnya. (fin)












