Pekanbaru

DED Pembangunan Eks Gedung MPP Rampung Bulan Ini

67
×

DED Pembangunan Eks Gedung MPP Rampung Bulan Ini

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edward Riansyah. (Foto: Ades)

PEKANBARU – Proses pembuatan Detail Engineering Design (DED) pembangunan ulang eks gedung utama MPP Pekanbaru tengah berlangsung. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru tengah membuat desain baru rancangan pembangunan pada lokasi tersebut.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana membangun ulang kawasan itu pasca terbakarnya gedung MPP, Maret 2023 lalu. Hal ini seiring proses pembongkaran gedung utama MPP Pekanbaru telah selesai.

“Saat ini, kami masih membuat DED-nya. Kita buat untuk rancangan pembangunan di sana,” kata Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah, Selasa (5/12/2023).

Pembuatan DED gedung utama MPP ini dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2023 yang nilainya hampir Rp500 juta. Edward Riansyah menyebut, saat ini pembuatan DED-nya sedang berjalan oleh konsultan, dan baru tahap pendahuluan.

“Ya, kalau untuk pembuatan DED-nya Desember 2023 ini selesai,” ujar Edu, sapaan akrabnya.

Ia mengungkapkan belum bisa memastikan apakah nantinya untuk pembangunan ulang gedung utama MPP mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Hal ini lantaran pemerintah kota tidak menganggarkan pembangunan pada APBD tahun 2024.

Namun, Pemko Pekanbaru, masih berupaya mencari bantuan anggaran untuk membangun kembali gedung MPP Pekanbaru. Pemerintah kota masih berharap ada bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Sampai sejauh ini belum ada, kita baru coba-coba semuanya, tapi belum ada yang tembus, kita tetap usaha untuk mendapatkan bantuan dari pusat,” terang Edu.

Saat ini eks gedung MPP Pekanbaru yang terbakar sudah rampung dibongkar. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk parkir kendaraan bagi mereka yang berkunjung ke kawasan MPP Pekanbaru.

Pemerintah kota juga berencana membangun kembali gedung MPP yang terintegrasi dengan ruang publik. Rencananya akan dibangun juga taman kota atau ruang terbuka hijau di kawasan tersebut.

Namun, hal ini bakal dibawa dalam FGD untuk menentukan arah pembangunan nantinya. Pemerintah kota bakal mengundang sejumlah tokoh masyarakat dan pihak terkait guna menentukan arah pembangunan. (Ades)