Potret Bisnis

Percepat Realisasi Impor Beras, Bulog Tambah Destinasi Pelabuhan

90
×

Percepat Realisasi Impor Beras, Bulog Tambah Destinasi Pelabuhan

Sebarkan artikel ini
Proses bongkar muat beras di pelabuhan. (Foto: ANTARA/HO-Bulog)

JAKARTA – Perum Bulog mempercepat realisasi impor beras dengan menambah destinasi pelabuhan penerima dari 17 menjadi 28 pelabuhan agar beras bisa segera dibongkar dan disalurkan.

“Untuk percepatan realisasi impor beras ini kita langsung tujukan kepada 28 pelabuhan penerima di seluruh Indonesia. Tadinya hanya 17 pelabuhan, namun dalam rangka percepatan kita tambah 11 pelabuhan lagi jadi total ada 28 pelabuhan penerima,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Pria yang akrab disapa Buwas itu menuturkan bahwa selama proses pembongkaran beras impor, Bulog berkoordinasi dan mendapatkan support dari Pelindo yang akan melayani tiga shift (24 jam) sehingga mampu mempercepat layanan bongkar pada kapal beras dimaksud.

Mengenai tambahan kuota impor, ia menjelaskan Bulog hanya mampu merealisasikan kuota impor sebanyak 1 juta ton saja dari total target penambahan 1,5 juta ton. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dalam proses importasi, baik dari segi proses penyiapan komoditasnya maupun kebutuhan kapal untuk angkutan dari negara pengirim.

“Yang bisa kita realisasikan hanya yang terkontrak tahun ini saja. Kita sudah berhasil kontrak sebanyak 1 juta ton, sisanya yang 500 ribu ton tidak bisa carry over karena carry over hanya bisa untuk yang terkontrak tahun ini saja,” jelasnya seperti dilansir antara.

Kendati tidak bisa merealisasikan sesuai penugasan pemerintah, Bulog memastikan jumlah Cadangan Beras Pemerintah yang sangat aman hingga dengan tahun depan.

Tercatat stok beras yang dikuasai Bulog saat ini ada sebanyak 1,3 juta ton. Kemudian dengan tambahan baru penugasan impor dari pemerintah ini maka jumlahnya lebih dari cukup untuk kebutuhan penyaluran sampai dengan tahun depan guna menjaga stabilitas harga beras di masyarakat. (win)