LONDON – Koalisi pemerintahan Kanselir Jerman Olaf Scholz sepakat untuk melipatgandakan bantuan militer Jerman untuk Ukraina tahun depan menjadi 8 miliar euro (sekitar Rp134,53 triliun), demikian dilaporkan Bloomberg News pada Sabtu (11/11/2023) waktu setempat.
Dengan mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, laporan tersebut menyatakan bahwa bila hal itu disetujui parlemen di Berlin yang mayoritas dikuasai partai Scholz, maka peningkatan tersebut akan meningkatkan belanja pertahanan Jerman melebihi 2 persen dari target produk domestik bruto yang dijanjikan oleh seluruh negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Anggota parlemen dari Partai Sosial Demokrat (SDP) pimpinan Scholz, Partai Demokrat Bebas (FDP) dan Partai Hijau menyetujui peningkatan negosiasi mengenai usulan anggaran federal tahun 2024 pada pekan ini, lapor Bloomberg News.
Seperti dilansir antara, Kementerian Pertahanan Jerman belum dapat dihubungi untuk memberikan komentar.
Rencana Uni Eropa untuk mengalokasikan hingga 20 miliar euro (sekitar Rp336,33 triliun) guna memberikan bantuan militer bagi Ukraina itu mendapat perlawanan dari sejumlah negara anggotanya. (win)












