PekanbaruPotret PendidikanPotret Riau

SMPN 4 Pekanbaru Diduga Haruskan Siswa Beli Buku Paket

76
×

SMPN 4 Pekanbaru Diduga Haruskan Siswa Beli Buku Paket

Sebarkan artikel ini
Gerbang SMP Negeri 4 Pekanbaru di Jl Dr Soetomo. (foto; goriau)

PEKANBARU – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Pekanbaru, Riau, diduga mengharuskan para siswa membeli buku paket semua mata pelajaran. Buku paket mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika harus dibeli di sekolah.

Informasi yang dilansir goriau.com dari sejumlah orangtua siswa, buku paket mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika yang harus dibeli di sekolah merupakan terbitan Yudhistira. Sedangkan buku paket lainnya yang boleh dibeli di luar sekolah, penerbitnya juga harus Yudhistira.

“Bila ditotalkan, harga semua buku, baik yang harus dibeli di sekolah maupun di luar sekolah, adalah mencapai Rp1.300.000 bagi masing-masing siswa,” kata salah seorang orangtua siswa yang minta namanya tidak disebutkan, Senin (16/19/2023).

Sambung orang tua siswa tersebut, buku paket Bahasa Indonesia dan Matematika harus dibeli di sekolah sebelum ujian tengah semester (UTS).

“Gurunya mengatakan kepada siswa, kalau tidak beli, tidak dibolehkan ikut UTS,” ujarnya.

Orangtua siswa itu menambahkan, para orangtua terpaksa membeli buku paket semua mata pelajaran terbitan Yudhistira, karena para guru menggunakan buku-buku tersebut saat mengajar dan memberikan tugas kepada siswa.

“Bagaimana tidak beli, gurunya menggunakan buku-buku terbitan Yudhistira tersebut saat mengajar dan berikan tugas ke siswa,” tuturnya.

Beberapa guru SMPN 4 Pekanbaru membenarkan bahwa sekolah menawarkan kepada para siswa membeli buku paket Bahasa Indonesia dan Matematika terbitan Yudhistira di sekolah.

Salah seorang guru yang minta namanya tidak dituliskan, mengatakan, siswa memang diminta membeli buku paket Bahasa Indonesia dan Matematika di sekolah sebelum UTS. Sebab, buku-buku yang belum dibeli siswa akan segera dikembalikan ke pihak penerbit.

“Diminta membelinya sebelum UTS, karena bukunya akan segera dikembalikan lagi ke penerbit,” ucap guru tersebut, Senin (16/10/2023).

Kepala SMPN 4 Pekanbaru Dr Rukiyah, MPd, saat dikonfirmasi Senin sore, membantah siswa SMPN 4 Pekanbaru diharuskan membeli buku paket semua mata pelajaran.

Rukiah juga membantah mengharuskan siswa membeli buku paket Bahasa Indonesia dan Matematika di sekolah.

“Tidak ada kita mengharuskan siswa membeli buku paket.Perpustakaan kita sudah ada dan murid bisa meminjam buku di perpustakaan, yang mana buku-buku tersebut dibeli pakai dana BOS (biaya operasional sekolah, red),” ujarnya.

“Tapi untuk menambah wawasan para murid di SMPN 4 Pekanbaru, kita memang ada menambah daftar bukunya, namun itu tidak wajib dibeli,” sambung Rukiyah. (p24)