PEKANBARU – Personil Brimob Polda Riau Bripka Andry Darma yang saat ini tengah viral perihal dirinya mengaku kerap menyetor uang ke komandannya Kompol P membantah dirinya melarikan diri.
Kepada awak media, Bripka Andry membantah bahwa dirinya kabur dan tidak pernah hadir saat dimutasi ke Batalyon A Brimob Riau, Pekanbaru.
“Saya ngurus ibu saya yang sakit, dan sudah menghadap ke Bapak Dansat Brimob, jadi bukan saya tidak masuk,” kata Bripka Andry, Rabu (7/6/2023).
Ia juga heran mengapa dirinya dianggap mangkir dan tidak pernah hadir untuk menjalani pemeriksaan, ia juga mengaku sudah meminta izin kepada perwira Batalyon A Pelopor, Iptu Adlis.
Ia terus memberi kabar perihal mengapa ia tidak masuk dinas dikarenakan mengurus ibunya yang sakit. Setelah ibunya pulih ia juga kembali melapor.
“Setelah ibu saya sudah agak baikan, saya pun melapor ke Polda Riau terkait mutasi saya yang tanpa alasan dan seperti ada kepentingan. Jadi saya tidak lari, tapi kejelasan proses penyelidikan Propam Polda Riau tidak ada, itulah saya menceritakan semuanya ke Sosmed,” tutupnya.
Namun saat dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Johanes Setiawan mengatakan, pihaknya saat ini masih belum melakukan pemeriksaan terhadap Bripka Andry.
“Masih belum,” singkat Setiawan. (Putra)












