Potret24.com – Sumpah Pemuda ke 94, yang jatuh pada tanggal 28 Oktober tiap tahun. Organisasi Kepemudaan Gagak Hitam mengajak elemen Ormas, serta LSM ada di Batam, gelar acara Diskusi Kepemudaan di Hotel Beverly.Lubuk Baja.
Kegiatan digelar Rabu (26/10/2022) ini dihadiri Walikota Batam H. Muhammad Rudi diwakili oleh asisten satu pemko Batam, Yusfa Hendri, Zuriat Kerajaan Pulau Penyengat, Datok Raja Azmi atau Marjoni, Kadispora, Kesbangpollinmas, Komisi satu anggota DPRD Kota Batam.
“Diskusi kepemudaan tersebut, di usung dalam tema semangat sumpah pemuda bertekad bersatu membangun bangsa guna mewujudkan stabilitas sosial dan keamanan yang kondusif di Kepri,” ujar Arba Udin atau Udin Pelor.
Panglima Besar Gagak Hitam, tegaskan, bahwasa hari sumpah pemuda yang di usianya ke -94, para pemuda/i ini selalu bangkit untuk bersatu dalam menuntun tercapainya sebuah cita-cita diinginkan pendahulu di negara ini.
Dia berharap, semoga para pemuda/i di Kepri dan pada umumnya di Kota Batam akan selalu bangkit serta bersatu. Sebut dia, pihaknya pun tak pernah membeda ras, suku dan agama. Dikarena menurut dia, dimata tuhan manusia itu sama.
“Pada prinsipnya ini, ada sebuah pesan bertuah bisa dipetik sebuah kalimat dari Datok leluhur nya yang merupa Veteran RI memperjuang Kepri. Dimana kalimat itu berbunyi Jangan kau gadaikan harga dirimu nak, demi itu lembaran berharga tanpa kau sadari kau telah jual bangsa mu sendiri,” katanya.
Tidak lupa, dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiranya petinggi negeri dari zuriat kesultanan kerajaan menghadiri acara tersebut. Dikatakan, bahwa Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama sejarah pergerakanya kemerdekaan Indonesia.
“Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Sumpah Pemuda adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia.
Adapun tujuan Sumpah Pemuda adalah membangkitkan jiwa nasionalisme para pemuda,” ungkapnya.
Kesempatan itu, Asisten Pemerintahan Setdako Batam Yusfa Hendri tegaskan, sepanjang sejarah perjalanan bangsa ini peemuda telah menunjukan kiprah nya sebelum kemerdekan, dan juga setelah kemerdekaan. Sumpah pemuda/i yang digagas pemuda di seluruh Nusantara pada tanggal 28 Oktober 1928,
Ini, menjadi sebuah puncak bersatunya pemuda di nusantara yang menyatakan sebuah ikrar sebagai pemicu semangat pemuda di seluruh Indonesia. “Di tahun 45, pemuda Indonesia telah mendorong dan mendesak itu Soekarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia,” kata Yusfa. (Iwan)












