Potret24.com, Pekanbaru – Ada hal yang aneh tampak saat pengumuman serta pelantikan sejumlah camat termasuk Camat di wilayah pemekaran Kota Pekanbaru.
Keanehan ini ketika protokol mengumumkan Abdul Barry yang notabene selaku Camat Tampan dilantik juga sebagai Plt Camat Tuah Madani.
“Sepertinya Kota Pekanbaru kekurangan sosok kompeten yang ditunjuk selaku Camat di wilayah hasil pemekaran. Mungkin cuma hanya terjadi di Kota Pekanbaru, seorang Camat bisa merangkap jabatan sebagai camat di wilayah lain. Aneh saja tapi itulah yang terjadi saat ini di Kota Pekanbaru,” ujar seorang PNS Pemko Pekanbaru yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya lagi, di kondisi saat ini masih banyak sosok ASN yang memiliki kompetensi mumpuni kalau hanya menduduki posisi Camat.
“Tidak tahu saya apa pertimbangannya. Kalau dikatakan Pemko Pekanbaru kekurangan figur yang mampu duduk selaku camat rasanya tidak mungkin. Terlalu banyak yang berkualitas yang bisa ditunjuk. Si A rasanya bisa, si B dan si C rasanya juga mampu. Kenapa tidak mereka saja dan kenapa harus rangkap jabatan,” katanya menambahkan.
Dirinya menilai Camat rangkap jabatan sebagai camat di wilayah lainnya akan sangat sulit.
“Pertama tentunya dia takkan bisa bekerja maksimal sebagai camat di dua wilayah berbeda. Rasanya Walikota Pekanbaru harus menjelaskan secara rinci apa pertimbangannya?” tegasnya lagi.
Hal senada juga disampaikan ASN lainnya yang juga enggan menyebutkan identitasnya.
“Camat rangkap jabatan itu cuma adanya di Kota Pekanbaru. Alhamdulillah sampai saat ini saya tak pernah mendengar ada camat merangkap jabatan sebagai camat juga di daerah lainnya. Entah kalau informasi itu tak pernah terdengar di telinga saya. Tapi rasanya tidak pernah ada. Cuma di Pekanbaru baru tersampaikan tadi,” katanya lagi.
Menurut pertimbangannya, wilayah pemekaran terutama Kecamatan Tuah Madani yang notabene hasil perlu sosok seorang camat yang benar-benar mau menghabiskan waktunya di wilayah tersebut.
“Pertama tugasnya pasti berat dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Kog bisa-bisanya merangkap jabatan sebagai Camat juga di wilayah lain,” ujarnya penuh keheranan.
Selain itu ketika ditanyakan kualitas kinerja Abdul Barry sebagai Camat Tampan, dirinya mengaku tidak tahu pasti.
“Tidak tahu saya kando. Mungkin pemimpin menilai dia bagus dan mau menyisihkan waktunya 24 jam sehari. Tapi terserahlah,” katanya lagi.
Sementara itu klarifikasi potret24.com kepada Sekda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil terkait camat yang rangkap jabatan belum sama sekali dijawab. (gr)












