Potret24.com, Siak- Penyebaran Virus Corona di tengah masyarakat belum usai. Untuk itu, Pemkab Siak bersama Kemenag Siak mengeluarkan tata cara pelaksanaan Idul Adha di tengah wabah Corona.
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Jamaluddin meminta semua pihak tetap mematuhi segala protokol kesehatan terkait pelaksanaan Ibadah Shalat Idul Adha yang dilanjutkan dengan pemotongan hewan korban.
“Pelaksanaan Shalat kita tetapkan di lapangan maupun di masjid. Tapi ingat, protokol kesehatan harus diterapkan sebagaimana mestinya. Semua pihak terutama panitia, saya harapkan disiplin,” tegasnya saat didampingi Kemenag Siak, Rabu (29/07/2020) di Zamrud Room Lantai I Kantor Bupati Siak.
Ditambahkannya lagi, panitia diminta menyediakan peralatan cuci tangan dengan air mengalir berikut hand sanitizer.
Selain itu juga dilengkapi alat pendeteksi suhu tubuh. “Semua protokol kesehatan kita jalankan sebagaimana mestinya. Ini semata-mata menghindari penyebaran Virus Corona di tengah masyarakat,” tegasnya lagi.
Untuk proses saat pemotongan hewan, dirinya meminta tolong dipantau masing-masing berdiri tidak saling berhadapan dan sedikit berjauhan.
“Para petugas penyembelihan dan mereka yang membantu harus dipastikan sehat untuk menjamin daging qurban bebas covid-19. Jumlahnya harus disesuaikan dengan luas areal tempat kegiatan berlangsung. Jaga jarak aman dan tetap disiplin,” tegasnya lagi.
Selain itu dirinya juga berharap masyarakat tidak berkerumunan di lokasi pemotongan hewan.
“Lebih baik warga menunggu saja di rumah. Nanti pasti diantar. Jangan berkerumunan di areal pemotongan hewan qurban,” katanya menambahkan. (inf)








