Potret24.com, DUMAI – Ratusan pedagang di Pasar Senggol Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, Riau, kompak bersatu menolak menolak pembatasan jam buka tempat usaha.
Sejak Senin malam (18/05/2020) malam, para pedagang mulai bergerak turun ke jalan membuka paksa portal penutup jalan yang dipasang petugas gabungan pelaksanaan PSBB.
Saat itu pedagang bergabung dengan warga menyuarakan aspirasi penolakan penerapan pembatasan sosial berskala besar dengan menutup tempat usaha mereka karena aktivitas jual beli terhambat.
PKL yang menjajakan berbagai dagangan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Jalan Sudirman Dumai ini merasa perlakuan pemerintah tidak adil karena usaha kecil kecilan mereka dipaksa untuk ditutup.
Aksi massa yang disaksikan banyak orang dan pengendara ini menolak untuk membubarkan diri dan meminta agar kegiatan jual beli terus diperbolehkan pemerintah.
Untuk menenangkan aksi massa, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta, dan perwira Kodim 0320/Dumai serta pejabat pada Dinas UKM Dumai menghimbau pedagang dan meminta untuk pulang membubarkan diri dengan tertib.
Warga yang memadati Jalan Jenderal Sudirman ini terpantau sempat bersitegang mulut dengan aparat gabungan karena memaksa tetap berjualan dan meminta waktu dibolehkan jualan hingga usai lebaran, namun beruntung tidak ada terjadi kontak fisik.
“Kami menolak ditutup tempat usaha, dan minta pemerintah tetap bolehkan jualan untuk mencari rezeki hingga habis lebaran nanti,” kata seorang warga di lokasi seperti dilansir Antara.
Dalam aksi ini, warga dan polisi hanya bersitegang tanpa ada bentrok di lapangan, dan hingga pukul 22.30 WIB kerumunan massa masih terlihat ramai di jalan. (ant)












