Potret Sosbud

Masyarakat Dihimbau Tiadakan Sholat Berjamaah di Masjid

54
×

Masyarakat Dihimbau Tiadakan Sholat Berjamaah di Masjid

Sebarkan artikel ini

Potret24.com, Pekanbaru- Untuk memutus rantai penyebaran virus corona, Gubernur Riau Syamsuar mengimbau masyarakat di Provinsi Riau untuk sementara waktu mentiadakan sholat berjamaah di masjid.

Himbauan itu disampaikannya setelah menggelar pertemuan bersama para tokoh agama, adat dan masyarakat Riau di Gedung Daerah Pekanbaru.

Demikian diungkapkan Gubernur Riau Syamsuar, Selasa (24/3/2020).

“Sekjen MUI Riau menyampaikan sepakat kepada kami, di masjid itu ada orang salat di sana, tapi tidak berjemaah lagi. Yang berjemaah itu paling-paling iman dan bilal. Dan masjid tetap melaksanakan azan,” ucapnya.

Peniadaan sholat di Mesjid merupakan salah satu maklumat Pemerintah pusat tentang perkumpulan keramaian dalam mecegah penyebaran covid-19. Apalagi saat ini wabah covid-19 telah menyebar di nusantara, khususnya Provinsi Riau. Sehingga kesehatan dan keselamatan masyarakat selalu terjaga.

“Tujuan pemerintah membuat semua ini untuk memelihara kesehatan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat,” tukasnya.

Selain terhadap agama islam, Syamsuar juga menghimbau kepada penganut agama lain untuk tidak beribadah di rumah ibadah.

“Begitu juga ibadah di Gereja, Vihara dan Pura, para tokoh sudah sepakat tidak melibatkan jemaah banyak,” cetusnya.

Saat ini kasus positif covid-19 masih minim di Provinsi Riau. Kendati begitu, namun penyebaran virus mematikan tersebut harus diputus mengingat adanya memakan korban jiwa.

Untuk itu, dirinya berharap kepada para tokoh penganut tokoh agama islam agar mendukung pemerintah dalam pencegahan pemutusan virus corona dala meniadakan sholat di mesjid.

“Karena itu, kami harapkan dukungan dari tokoh agama, masyarakat dan adat agar mereka bisa menyampaikan kepada jamaah dan masyarakat. Semua ini dalam dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19,” pungkasnya. (adv)