Potret24.com, Pekanbaru – Guru sertifikasi di Pekanbaru kecewa kena pemberi harapan palsu alias ‘PHP’ terus dari Pemko Pekanbaru terkait Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP). Kesal tak kunjung diberi kepastian, guru-guru mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menginterpelasi Pemko.
Sebagai bentuk perjuangan, guru sertifikasi SD dan SMP yang ada di Kota Pekanbaru mendatangi kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (7/4/2019). Kedatangan mereka tak lain masih berkaitan dengan Perwako nomor 7 tahun 2019 yang tak kunjung direvisi.
Koordinator Aksi Guru Sertifikasi, Zulfikar, mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya kembali diberikan “angin segar” untuk berjumpa dengan walikota.
“Namun ternyata tidak jadi ditemui lagi. Di PHP lagi,” ujar Zulfikar, Senin (7/4/2019).
Karena itu, kata Zulfikar, hari ini aksi demo difokuskan di Kantor DPRD Kota Pekanbaru. “Karena sudah dua kali dipanggil tak datang-datang, saya dengar dewan sudah berstatemen akan melakukan interpelasi. Kalau memang itu akan dilakukan, kita doronglah,” tutur Zulfikar.
Hak interpelasi adalah hak dewan untuk meminta keterangan kepada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Zulfikar menegaskan akan menggelar aksi hingga sore hari. “Kalau izinnya sampai jam 16.00 WIB. Tapi kalau sebelum jam segitu kami sudah dipanggil dan ada diskusi serta ada keputusan, kawan-kawan akan bubar lebih cepat,” ujarnya. (Lis)












