Potret24.com, Pasir pengaraian- Dalam rangka pengamanan menghadapi pemilu serentak 2019, Polres Roman Hulu (Rohul) Riau menggelar apel pasukan Operasi Mantabrata, Jumat (22/3/2019) di Taman Kota Pasir Pengaraian. Untuk mengamankan pesta demokrasi rakyat Indonesia itu, Polres Rohul menyiapkan 300 personel.
Apel pasukan Operasi Mantabrata ini melibatkan ratusan peserta yang terdiri dari TNI- Polri, Satpol PP, Dishub, Linmas, Dinas Kesehatan, Damkar , Lapas, Senkom, KPPS, Pemuda Pancasila dan organisasi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Kapolres Rohul,AKBP Hasyim Risahondua. Apel gelar pasukan ini juga dihadiri Ketua DPRD Rohul, Kajari, Kalapas, Ketua KPU, Ketua Panwas, Kepala dinas , dan Ketua Partai yang ada di Rohul.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Rohul membacakan amanat Menkopolhukam yang secara tegas menyebutkan pemilu tahun 2019 merupakan tonggak sejarah demokrasi di Indonesia. Karena 5 jenis pemilihan dilaksnakan dalam satu kali pemilu.
“Untuk itu, pemilu 2019 harus sukses tanpa kendala. Adapun kerawanan kendala yang dihadapi yakni berita hoax melalui media sosial, isu sara, politik uang,” ungkap Kapolres mengutip pidato menteri.
Secara nasional, pengamanan pemilu 2019 ini melibatkan TNI-Polri sebanyak 453.133 orang. Menkopolhukam juga menegaskan, tugas pengamanan pemilu 2019 adalah tugas kehormatan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah.
Maka diingatkan jalin sinergitas TNI -Polri dalam pengamanan Pemilu, netralisir potensi kerawanan, tindak tegas terhadap yang menganggu pemilu.
“Di sini, Bhabinkamtibmas berpartisiasi dalam kelancaran pemilu,” ujarnya mengingatkan.
Usai apel, dan melaksanakan pengecekan barisan petugas pengamanan pemilu 2019 di Rohul, Kapolres Rohul , kepada wartawan mengatakan untuk Pengamanan pemilu 2019 di Rohul akan melibatkan 300 Personel Kepolisian. Terutama untuk pelaksanaan kampanye terbuka yang akan dilaksanakan 24 Maret. Sedangkan untuk hari H , 17 April 2019, akan ada tambahan 300 personel Brimob dari Polda Riau.
“Kerawanan yang berpotensi di Rohul yakni isu sara , bentrok massa dan berita hoax. Untuk titik kerawanan , kita sudah petakan , dan nanti akan menjadi titik pantau pengamanan,” tutup Kapolres Rohul. (Ahmad)






