Potret24.com, Pekanbaru- Akhirnya, surat keputusan (SK) pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemerintah Provinsi Riau diserahkan, Senin (18/2/2019) di Lapangan upacara kantor Gubernur Riau. Penyerahan SK untuk 333 CPNS itu dilakukan langsung oleh Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim disela apel.
SK itu masing-masing diterima oleh 324 CPNS yang lolos saat seleksi tahun 2018 lalu. Sementara sembilan orang lagi adalah CPNS lulusan Sekolah Tinggi Perhubungan Darat.
Usai menyerahkan SK, Gubri berpesan agar para CPNS disiplin dalam beki erja dan bertanggungjawab terhadap tugas yang dibebankan padanya. “Pesan saya cuma dua, pertama disiplin, kedua tanggungjawab,” ujarnya.
Wan menjelaskan, disiplin bagi seorang CPNS adalah disiplin dengan waktu. Sebab dirinya paling tidak suka melihat ada pegawai, terlebih PNS yang membuang-buang waktu saat jam kerja.
“Kemudian yang kedua harus bertanggungjawab.Kalau pegang bara panas, jangan pas terasa panas dilepaskan. Karena semua pekerjaan ada risikonya. Risiko kita, paling tidak ya penjara, tapi jangan sampai kita melemparkan tanggungjawab dan tuduh menuduh,” katanya.
Karena setiap pekerjaan ada resikonya, dirinya pun meminta kepada seluruh PNS agar hati-hati dalam bekerja. Agar risiko bisa diminimalisir, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari.
Seperti diketahui, sebanyak 324 orang dinyatakan lulus seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Riau, Senin (7/1/2019) lalu.
Dari jumlah tersebut, 171 orang di antaranya adalah tenaga pendidik atau guru, kemudian 96 orang tenaga kesehatan dan sisanya 57 orang lagi adalah tenaga teknis.
Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan mengakui ada beberapa formasi yang tidak terisi. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan formasi. Seperti diketahui tahun 2018 Pemprov Riau membuka lowongan seleksi CPNS sebanyak 357 formasi. Artinya ada 33 formasi yang tidak terisi.
“Formasi yang kosong ini memang tidak ada pelamarnya yang lulus. Sebagian besar itu di formasi kesehatan, karena umurnya lewat, kemudian ada juga formasinya beda dengan yang dilamarnya,” katanya.
Sebelumnya ratusan CPNS ini sudah mengikuti pembekalan di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru. Pada kegiatan pembekalan ini, peserta yang lulus CPNS diberikan pengetahuan terkait disiplin kerja dan aturan kepegawaian serta pengenalan budaya di Riau.
Sebab peserta yang lulus, CPNS di lingkungan Pemprov Riau bukan hanya dari Riau saja. Namun banyak juga yang berasal dari luar Riau, sehingga perlu diberikan pemahaman terkait budaya di Riau. “Yang lulus kan bukan dari Riau saja, ada yang dari Jogja, Jakarta, Sumut, Sumbar. Jadi mereka diberikan pembekalan tentang kebudayaan di Riau,” katanya.
Tidak hanya soal disiplin kerja dan aturan pegawai serta wawasan kebudayaan Riau, namun peserta juga diberikan pelatihan soal baris-berbaris. (*)












