POTRET24.COM, PEKANBARU – Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pekanbaru memenangkan perusahaan yang telah masuk dalam daftar hitam dan tak kredibel. Perusahaan pemenang tersebut adalah PT CN.
Hal tersebut diketahui media ini dari surat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Radar Pembangunan Indonesia (RPI) yang berdomisili di Jakarta.
Ketua umum LSM RPI, Abdul Hasyim S, menuding selain telah masuk daftar hitam, PT CN sebagai pemenang lelang juga tidak memiliki kemampuan dasar (KD) untuk kegiatan senilai Rp 33.122.304.000.
Menyikapi hal tersebut, Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Pekanbaru, Indra Pomi, melalui selularnya malah menganjurkan awak media untuk mengangkat topik lain.
“Kalo masalah tender ke ULP saja, tapi tulis belita lain saja sebaiknya,” ujar Abdul Hasyim mengutip pernyataan Indra Poni, kemarin.
Pimpinan ULP Pekanbaru, sewaktu disambangi awak media sedang tidak ada di tempat
Berdasarkan salah satu stafnya mengatakan kalau lelang tersebut telah dibatalkan dan pemenangnya telah ganti yaitu PT BJ.
“Bapak tidak di tempat sedang ada tugas luar. Kalau tidak salah lelang nya sudah dibatalkan. Kalau tidak salah pemenangnya sekarang sudah ganti,” kata salah seorang staf wanita ULP.
Hingga berita ini dilansir, data pada website layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kota Pekanbaru untuk pembangunan 1 unit gedung kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan pagu anggaran Rp 36.093.800.000 tahun anggaran 2018, masih PT CN. (Darwin NS)












