POTRET24.COM, SOLO – Air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surakarta berwarna merah darah. Kondisi ini terjadi di wilayah Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo.
Humas PDAM Surakarta, Bayu Tunggul, mengatakan perubahan warna air sudah dirasakan sejak hampir dua pekan lalu. Pihaknya mengaku terus mendapatkan komplain dari warga.
“Warnanya merah pekat seperti darah. Kadang warnanya biru. Tapi tidak berbau,” kata Bayu dilansir dari detikcom, Rabu (17/10/2018).
Selama ini PDAM terus mencari sumber warna tersebut. Untuk sementara, PDAM hanya melakukan pemotongan pipa dan penyaringan air.
“Sudah kita potong pipa-pipanya, kita buatkan washout, sudah empat titik. Sama kita kuras, walaupun setelah itu merah lagi, kan menghabiskan air,” kata dia.
Selama sepekan menyisir aliran air, menurutnya kondisi sumur dalam PDAM tidak ada masalah.
PDAM Surakarta awalnya mendapatkan komplain atas kondisi ini dari warga Banyuanyar, Banjarsari. Lokasi tersebut tak jauh dari kediaman Presiden Joko Widodo.
“Itu ada di Banyuanyar, hampir masuk ke wilayah rumah Pak Jokowi. Kita sudah antisipasi dengan memotong pipa yang mengalir air warna merah,” jelasnya.
Adapun lokasi yang paling parah ialah di RW 12 Kelurahan Banyuanyar. Lokasi tersebut berada di sebelah utara rumah Jokowi. (Lis)












