free website hit counter
Potret Bisnis 

Tiket Pesawat Murah Dijual Mulai Hari Ini

Potret24.com, Jakarta– Pemerintah memastikan harga tiket pesawat berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) menggunakan jet turun hari ini. Penurunan ditetapkan sebesar 50% dari tarif batas atas (TBA) dengan alokasi kursi 30%.

Citilink dan Lion Air sepakat menurunkan harga tiketnya masing-masing di 62 dan 146 penerbangan per harinya. Penurunan tiket pesawat ini hanya berlaku pada Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 10.00-14.00 waktu setempat.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan jika TBA Rp 1 juta, dan TBA LCC 85% maka harga tiket paling tinggi RP 850.000. Namun, karena penerbangannya masuk di jadwal tertentu yang mewajibkan penurunan harga tiket, maka akan dipotong 50%.

“Karena dia termasuk di jadwal tertentu salah satu 62 jadwal maka dia akan memotong 50%. Jadi 54 seat tadi hanya harga Rp 425.000, berarti ada cost, jadi Rp 425.000 kali 54 seat, misalnya 25 juta itu dibagi beberapa pihak tadi, baginya nanti berdasarkan struktur biayanya,” kata Susi di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019).

Susi mencontohkan, total 100% biaya penerbangan di antaranya 30% avtur, maskapai 55%, pelayanan bandara 10% dan 5% jasa navigasi. Beban dari penurunan tiket pesawat kemudian persentasenya dibagi sesuai perhitungan di atas.

“Nanti yang Rp 425.000 kali 54 hasilnya dibagi beban yang tadi, jadi nanggunngnya persis seperti komponen biaya, nah masalahnya komponen biaya itu dinamis,” ujarnya.

Susi melanjutkan, evaluasi terhadap kebijakan ini dilakukan setiap bulan sedangkan tiap Jumat dilakukan evaluasi teknis.

“Karena itu bagaimana penghitungan itu untuk kebijakan ini sudah memutusakan satu evaluasi kebijakannya 1 bulan, evaluasi teknis seminggu sekali setiap Jumat siang, kenapa karena lost sharing tadi berdasarkan variabel yang sering berubah, ini rumit banget karena memang rumit. karena kita membalance dua hal tadi,” ujarnya.

Rute
Citilink akan menyediakan 62 penerbangan dengan jumlah kursi sebanyak 3.348 per harinya. Kemudian Lion Air menyediakan 146 penerbangan dengan jumlah kursi yang disediakan sebanyak 8.278 per harinya.
Diawasi
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa tiap minggunya dilakukan evaluasi terhadap kebijakan ini. Evaluasi tersebut meliputi beban yang harus ditanggung bersama hingga data penumpang yang mendapatkan harga tiket murah.

“Pertama komponen biaya yang membentuk lost sharing tadi, apa betul avturnya sekian persen, navigasinya. apa betul dia ada di jadwal tertentu. Ketiga, data penumpang yang memanfaatkan penurunan harga,” katanya di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019).

Masing-masing maskapai yang sudah sepakat menurunkan harga tiketnya juga dilakukan verifikasi apakah jumlahnya sudah sesuai ketentuan saat menjual tiket murah sebanyak 30% dari total kursi yang disediakan.

Citilink dan Lion Air sepakat menurunkan harga tiketnya masing-masing di 62 dan 146 penerbangan per harinya.

“Walaupun pesawatnya sama, 30% kalau Citilink 54, Lion Air itu 57 penumpang. Itu harus kita cek, jangan baru 30 kursi sudah disetop. tetap wajib memenuhi 30% tadi,” tuturnya.

Mengenai mekanisme penjualan tiket diserahkan ke maskapai apakah sendiri atau melalui online travel agent. Maskapai juga diminta tidak memblok tiket pada waktu tertentu sehingga masyarakat kehabisan.

“Jangan sampai 30% diblok atau diambil dulu karena ada event. Makanya butuh mekanisme pengawasan distribusi penjualan tiket, kita yakin tidak ada yang menyalahgunakan itu karena industrinya seperti sekarang,” ujarnya.

Susi juga menambahkan tidak ada aturan khusus dalam kebijakan ini. Semua pihak sudah sepakat menjalankan kebijakan ini termasuk maskapai.

“Kita sudah diskusi panjang, ternyata untuk pelaksanaan ini tidak dibutuhkan aturan khusus jadi tidak perlu Permenko, Permenhub karena ini kesepahaman semuanya,” katanya. (Lis)

Related posts