Pemerintah Pusat Dukung Kawasan Techno Park Pelalawan

Advertorial

Potret24.com, Pelalawan- Pemerintah pusat sangat mendukung keberadaan kawasanTechno Park Pelalawan di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Dukungan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan techno park Pelalawan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, selain berfungsi sebagai pusat keunggulan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dengan swasta dan perguruan tinggi, pengembangan techno park juga bisa meningkatkan daya saing Indonesia di kancah dunia.

Awalnya,  ST2KSI adalah Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang diresmikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani  bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  RI Muhajir Effendi pada 14 Maret 2018 lalu dalam agenda kunjungan kerja sekaligus grand opening kawasan techno park Pelalawan.

Bupati Pelalawan, HM Haris dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Pelalawan yang berkesempatan hadir dan juga kepada perusahaan yang telah memberikan bantuan, sehingga terlaksananya acara ini. 

Berkat kerjasama itu, penyambutan kedatangan Menteri Luhut Binsar Pandjaitan dalam rangka kunjungan kerja dan dialog ke kabupaten Pelalawan berjalan lancar.

Bupati Pelalawan juga menuturkan dahulunya Kabupaten Pelalawan ini termasuk salah satu kabupaten yang tertinggal secara nasional,ada lima indikator ketertinggalannya yaitu,di bidang kesehatan, pendidikan, rasiolivikasi 14,3 persen angka kemiskinan.

Bupati Pelalawan juga menyampaikan di hadapan Luhut bahwa di Pelalawan angka kemiskinan, rasiolivikasi rumah tangga miakin berkisar 14,3 persen ,ini merupakan angka terendah di kabupaten/kota di Riau.

“Pelalawan ini adalah tuah negeri Seiya sekata. Artinya adalah duduk bersama, dengan istilah tidak ada sebuah permasalahan tidak dapat di selesaikan. Dengan duduk bersama semua masyarakat akan terjalin dengan baik,” papar bupati.

 “Alhamdulillah berkat kerja sama seluruh elemen baik itu masyarakat, perusahaan dan pemerintahan semua ketertinggalan di beberapa bidang bisa terkejar mencapai 84 parsen sampai saat  sekarang ini,” sambung bupati.

Di sisi lain Luhut Binsar Pandjaitan di hadapan ratusan undangan  yang hadir menyampaikan, Kabupaten Pelalawan ini merupakan kabupaten yang kaya.
“Adanya gas, minyak dan kelapa sawit. Kelapa sawit ini akan menjadi industri yang sangat strategis bagi Indonesia. Mengapa demikian. Karena produksi kita sekarang adalah 40 juta ton,” papar Luhut.

Atas kondisi itu, menurut Luhut presiden lantas memerintahkan bagaimana 40 parsen yang itu adalah kepemilikan petani-petani kecil. Hal ini membuat produksi per hektarnya meningkat menjadi 5,6 atau 7 ton.

“Jadi apabila di jadikan dengan bibit yang bagus itu produksi kita akan meningkatkan 70,80 bahkan bisa jadi 100 juta ton/hektar,dengan luas 14 juta hektar Ini satu hal yang penting,” katanya lagi .

Apalagi sekarang harga sawit menurut Luhut mulai naik.   Presiden telah mengalokasikan Rp33 triliun untuk subsidi petani.

“Jadi presiden sangat perhatian kepada rakyat kecil dan petani. Ini sudah di lakukan,” ungkap Luhut Binsar Pandjaitan (Advertorial)