free website hit counter
DPRD Bengkalis 

Komisi II DPRD Bengkalis Berupaya Majukan Sektor Perikanan dan Kelautan di Kabupaten Bengkalis

Potret24.com, Bengkalis- Azam Komisi II DPRD Bengkalis untuk memajukan sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Bengkalis terus diupayakan.

Tak tanggung-tanggung, demi mewujudkan azamnya. Komisi II DPRD Bengkalis rela meninggalkan keluarganya hanya untuk menggapai azamnya dengan melakukan kunjungan kerja konsultasi ke Kota Batam.

Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dipimpin Safrana Fizar, Azmi, Simon Lumban Gaol, Adihan, dan Zamzami Harun.

Terpilihnya Kota Batam oleh Komisi II DPRD Bengkalis sebagai tempat tujuan konsultasi, dikarenakan seiring dengan membuminya keberhasilan Kota Batam dalam hal kemajuan dan kesuksesan nya di sektor perairan dan perikanan.

Dalam konsultasi itu, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas perikanan Kota Batam menceritakan keberhasil mereka .

“Jadi keberhasilan mereka, bermula dengan terciptanya konsep pemberdayaan masyarakat dengan sistem pengelolaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang dipantau secara rutin oleh penyuluh perikanan yang kami tugaskan,” kata Safrana Fizar, mencontohkan penuturan Kabid sumber daya dan penyulihan Dinas perikanan Kota Batam, Wan Irham.

Sebagaimana diketahui, Batam merupakan salah satu daerah yang sukses mengembangkan 530 unit KUB. Diantaranya gerai jual beli alat nelayan dan Lembaga Keuangan Mikro (Simpan Pinjam).

Dalam pengembangannya, Pemerintah memberikan bantuan awal berbentuk peralatan nelayan yang dibagikan ke masing-masing kelompok. Kemudian segala hal yang berkaitan dengan hasil dan sistem pengelolaan diserahkan langsung ke pengurus dan anggota KUB.

“Program ini bersifat mandiri. Kendati begitu, namun pengembangan KUB tetap dalam pengawasan pemerintah dan memberikan laporan rutin perkembangan KUB. Sehingga pemerintah tidak sepenuhnya lepas tangan dan dapat memantau hasil dari hibah segala peralatan nelayan yang dikembangkan oleh KUB,”tukasnya.

Sementara untuk masalah pembudidayaan ikan, Kota Batam kewalahan karna tidak adanya lahan yang memungkinkan. Pengelolaan budi daya Kota Batam hampir sama dengan Bengkalis. Hanya saja karna keterbatasan lahan, pemerintah Kota Batam akhirnya menyalurkan bibit ikan kepada kelompok-kelompok Budi daya.

Atas pemaparan itu, Komisi II DPRD Bengkalis tertarik untuk menerapkan hal itu di Kabupaten Bengkalis.

“Diharapkan target dan program-program Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bengkalis dapat tercapai dan kebijakannya tetap terus konsisten sehingga kami tidak terus bergantung dengan hasil minyak,”tukas Safrana. *(Siti)

Related posts