free website hit counter

Ibu Hamil dan Anak-anak Paling Banyak Jadi Korban Asap Karhutla

Potret24.com, Pekanbaru- Dampak kabut asap dari kebakaran lahan yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini mulai mengancam kesehatan warga Riau. Ibu hamil dan anak-anak paling banyak jadi korban asap karhutla lewat penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Sejak beberapa hari belakangan ini kabut asap terasa menyengat dihidung dan membuat mata perih. Kabut asap juga terlihat jelas dengan berkurangnya jarak pandang. Terutama saat pagi hari.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Riau, tidak kurang dari 11.026 warga di Riau terserang penyakit saluran pernapasan atau ISPA terhitung mulai 1 hingga 14 Agustus 2019.

Jumlah tersebut terhitung sejak dua bulan terakhir, dimana bencana kebakaran hutan dan lahan di Riau mulai terjadi.

“Yang paling banyak itu Siak, jumlah penderita ISPA mencapai 2.290 orang,” kata Kabid Yankes Dinas Kesehatan Riau, Yohanes, Kamis (15/8/2019).

Kemudian disusul Kota Pekanbaru sebanyak 1.860 orang, Kampar 1.934 orang, Dumai 1.556 orang, Plalawan 1.000 orang, Inhil 880 orang, Rohul 857 orang, Rohil 294 orang, Bengkalis 201 orang, Meranti 85 orang dan Inhul 69 orang.

“Sedangkan di Kuansing sampai hari ini masih nihil,” ujarnya.

Rinciannya, untuk bulan Juli sebanyak 12.156 warga Riau terserang ISPA. Yohanes mengungkapkan, kasus ISPA di Riau sebagian besar diderita oleh balita dan ibu hamil serta anak-anak pra sekolah.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada balita dan anak-anak serta ibu hamil agar mengurangi aktifitas di luar rumah. Jika harus keluar rumah, diimbau untuk mengenakan masker.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat Riau untuk mengkonsumsi makanan bergizi. Kemudian banyak minum air putih.

“Memang yang rentan itu ibu hamil, balita dan anak pra sekolah dan lansia,” sebutnya.

Sebagai langkah antisipasi untuk menekan angka kasus ISPA di Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau sudah mendistribukan masker kepada masyarakat.

Hingga saat ini setidaknya sudah ada 46.400 lembar masker yang sudah dibagikan kepada masyarakat.

“Bulan Juli kita distribusikan 42.500 lembar masker dan di bulan Agustus ini sebanyak 3.900 lembar masker, total sudah 46.400 lembar masker yang kita bagikan kepada masyarakat,” katanya. (Lis)

Print Friendly, PDF & Email
%d blogger menyukai ini: