HUT Pekanbaru ke-235, Masyarakat Diajak tak Lupa Sejarah

Advertorial

Potret24.com, Pekanbaru- Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru genap berusia 235 tahun, Sabtu (22/6/2019) lalu. Memeriahkan hari istimewa ‘Kota Bertuah’ ini, berbagai kegiatan diselenggarakan.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak 16 Juni 2019 lalu. Ada kegiatan Jalan Santai di Kecamatan Tampan. Selain itu, ada sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Pekanbaru 2019, seperti Aksi Bersih Sungai Siak pada 20 Juni 2019.

Kemudian ajang Dragoan Boat Festival 2019 berlangsung pada 21 hingga 23 juni di Sungai Siak. Ada Wisata Dakwah Okura pada 29 hingga 30 Juni 2019. Namun, yang terpenting, Pemko mengajak masyarakat untuk mengingat sejarah.

“Kita mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah di Sungai Siak ini yang tidak lepas dari sejarah berdirinya Pekanbaru yang didirikan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah,” kata Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT.

Rangkaian HUT juga dilalui dengan Ziarah kubur di komplek Masjid Raya Pekanbaru, Minggu (23/6/2019) pagi. Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdoa untuk para pendiri Kota Pekanbaru, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau dikenal dengan sebutan Marhum Pekan.

Mereka menaburkan bunga mulai dari pusara Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit. Sebab pusara ini posisinya paling depan dibanding pusara lainnya. Usai ziarah, mereka mengikuti rapat paripurna HUT Pekanbaru di gedung DPRD Kota Pekanbaru.

Kemudian, pada Senin (24/6/2019) Pemko Pekanbaru bersama Forkompimda menggelar upacara bendera di Perkantoran Tenayan Raya. Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi saat Ziarah kuburan pendiri Pekanbaru

 

Upacara ini digelar bersamaan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di tingkat Kota Pekanbaru. Menurut Ayat Cahyadi, dalam usia Pekanbaru yang telah 235 tahun ini, jumlah penduduk di Kota Pekanbaru sudah mencapai 1,1 juta jiwa, sehingga potensi permasalahan sosial banyak terjadi dan harus dibenahi.

“Harusnya, upacara HUT Pekanbaru ini kita gelar kemarin pagi, sebelum rapat paripurna di DPRD Pekanbaru. Tetapi kita gelar hari ini agar bersamaan dengan peringatan Harganas, supaya lebih maksimal,” ujar Ayat Cahyadi.

Di usia sekarang, penduduk Pekanbaru mencapai 1,1 juta jiwa, dan Pekanbaru sudah menjadi kota yang besar. Tentu banyak permasalahan sosial seperti gelandangan dan pengemis (gepeng), meskipun bukan semuanya warga kita tetapi harus kita benahi.

Ayat Cahyadi juga menyinggung permasalahan banjir dan jalan rusak yang saat ini tengah menjadi keluhan masyarakat luas. Ia memerintahkan kepada kepala OPD terkait untuk segera menyusun proposal kegiatan, mengingat tahun ini akan ada APBD perubahan.

“Kita juga punya permasalahan lain, seperti jalan rusak dan banjir, kalau hujan sejam saja, beberapa daerah rawan banjir. Maka saya sudah perintahkan kepala dinas terkait, mengingat kita mau mengubah anggaran, agar segera dibuatkan proposal kegiatannya,” jelasnya. (adv)