free website hit counter
Breaking News 

Soal Gugatan Prabowo
Hakim MK: Jangan Paksa Mahkamah Buat Putusan Hari ini

Potret24.com, Jakarta – Tim hukum KPU dan Tim Jokowi-Ma’ruf Amin mempertanyakan soal materi gugatan kubu tim Prabowo-Sandi di persidangan perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). MK meminta hal tersebut tak diributkan di sidang perdana.

Hakim Konstitusi Suhartoyo menanggapi pernyataan Tim KPU dan Tim Jokowi yang mempertanyakan materi gugatan Tim Prabowo-Sandi yang dibacakan di sidang perdana. Tim Prabowo-Hatta membacakan gugatan perbaikan, namun bagi Tim KPU dan Tim Jokowi perbaikan seharusnya tak dibolehkan.

Tim KPU dan Tim Jokowi-Ma’ruf Amin menitikberatkan pernyataannya pada hukum acara MK yang harusnya tak dilanggar.

Hakim Konstitusi Suhartoyo yang memberi tanggapan memulai dari hukum acara MK soal tata cara berpakaian.

Suhartoyo menyoroti adanya kuasa hukum yang tak mengenakan toga, namun mengambil tempat di ruang persidangan. Namun dia tak merujuk pihak yang tak mengenakan toga ini dari tim mana.

Suhartoyo juga menegaskan pendamping  tim hukum harus didaftarkan, jika tidak, tak boleh mengambil tempat di ruang sidang. Pertimbangan Suhartoyo soal tata cara berpakaian ini adalah soal keamanan dan ketertiban serta legal standing.

Tim Jokowi, yang diwakili Yusril Ihza Mahendra, meminta MK membuat putusan soal materi gugatan pemohon yang mana yang akan diterima oleh MK. Bagi Yusril, dan juga KPU, putusan soal materi gugatan pemohon ini penting sebagai dasar memberi tanggapan.

Suhartoyo lalu menanggapi soal materi gugatan pemohon. Dia meminta hal tersebut tak diributkan di awal.

Nantinya Mahkamah Konstitusi akan membuat putusan soal hal tersebut.
“Jangan paksa mahkamah hari ini untuk membuat putusan,” ujar Suhartoyo.

Dia mempersilakan argumen soal keberatan materi gugatan perbaikan dari pemohon dituangkan dalam argumen jawaban atau keberatan termohon dan pihak terkait.

“Mahkamah secara bijaksana, cermat, seksama, berdasarkan argumentasi bangunan pertimbangan hukum yang bisa dipertanggungjawabkan, tidak perlu mempersoalkan yang seperti ini,” tegasnya.  (Lis)

Related posts