Bupati Bengkalis Buka Sosialisasi PPDB dan SIPlah

Bengkalis

Potret24.com, Bengkalis- Bupati Bengkalis, Amril Mukminin membuka sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPlah) tingkat SD dan SMP Kecamatan Bathin Solapan, Mandau, Pinggir dan Talang Muandau, di Aula SD Negeri 2 Mandau, Jum’at (28/06/2019).

Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutannya menyambut baik program PPDB dengan sistem zonasi, prestasi atau perpindahan tersebut.

Dia menyebutkan, dengan adanya program tersebut diharapkan dapat meratakan pendidikan di sekolah Indonesia, khususnya Kabupaten Bengkalis.

“Dengan adanya sistem tersebut, tidak ada lagi yang namanya sekolah favorit, karena semuanya telah sama, sama-sama memberikan ilmu kepada generasi bangsa Indonesia,” ucapnya.

Amril menambahkan, pihaknya tetap konsisten terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Bengkalis. Demi mencerdaskan para generasi muda lewat pendidikan, pemerintah daerah yang dipimpinnya menggelontorkan anggaran 20 persen APBD. Pasalnya, pembangunan pendidikan di Kabupaten Bengkalis merupakan bagian dari visi dan misi dirinya.

“Pendidikan merupakan fokus pembangunan yang sangat penting bagi proses pembangunan diberbagai bidang dan menjadi sebuah investasi jangka panjang. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengalokasikan anggaran pendidikan di atas 20 persen dari APBD,” cetusnya.

Untuk itu, Amril berpesan kepada seluruh sekolah untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, baik dari sekolah SD, SMP, maupun SMA dan SMK yang kini telah berada dibawah Pemerintah Provinsi Riau, terlebih terhadap sekolah tingkat menegah atas.

“Meskipun tidak dibawah Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kita tetap harus berkoordinasi. Apa saja masalahnya sampaikan. Karena dengan adanya komunikasi yang baik dapat menyelesaikan segala persoalan yang ada,” ucap Bupati Bengkalis.

Diakhir kata, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Bengkalis ini juga berpesan kepada para Kepala sekolah untuk tidak melupakan kebersihan lingkungan sekolah. Karena ketidakbersihan sekolah dapat mempengaruhi proses belajar mengajar.

“Kami ingatkan kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru untuk dapat menciptakan ruang belajar yang bersih dan nyaman. Jika hal tersebut dilakukan, maka suasana belajar menjadi nyaman, anak-anak menjadi betah menuntut ilmu di sekolah, sehingga menghasilkan SDM yang berkualitas dan tangguh,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura mengatakan, PPDB dengan sistem zonasi tersebut telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

“pemerintah daerah Bengkalis, dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan Bengkalis sudah melaksanakan sistem itu,” tuturnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Agus Virdimalis, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Toharuddin, Camat Talang Muandau Ruslan, Plt Camat Bathin Solapan Azuar, Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis Muhammad Fadhli, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis Alfakhrurrazy. (Infotorial)