Awas, 5 Makanan Ini Bisa Bikin Bad Mood

Potret Lifestyle

Potret24.com – Makanan bukan hanya mengenyangkan, tapi juga bisa memengaruhi suasana hati.

Ketika mendapatkan makanan favorit, kita tentu akan merasa bahagia. Tapi hati-hati, ada makanan yang sebenarnya bisa membuat kita bad mood.

Pasalnya, makanan memengaruhi neurotransmitter di otak. Bahan kimia penting ini telah dikaitkan dengan emosi atau perasaan.

Sebagai contoh, neurotransmitter serotonin membantu orang tetap rileks. Ada juga dopamin yang bisa meningkatkan fokus.

Apa yang kita makan memainkan peran penting dalam fungsi bahan kimia di otak. Makanan bisa memberi bahan pembangun neurotransmiter atau justru mengganggu keseimbangan di otak, yang keduanya tentu akan memengaruhi suasana hati.

Makanan cepat saji dan makanan yang dipanggang diyakini dapat memengaruhi otak secara negatif.

Studi menunjukkan, bahwa produk makanan ultra proses dapat berkontribusi terhadap depresi, agresi, kecemasan, dan kondisi mental lainnya.

Ada juga makanan yang biasa dikonsumsi orang, tapi sebenarnya memiliki dampak buruk pada suasana hati. Berikut ini 5 makanan yang bisa menyebabkan suasana hati menjadi buruk:

1. Makanan Manis

Banyak orang menyukai makan makanan dengan tambahan gula atau pemanis buatan. Selain tampilannya menarik, umumnya makanan manis juga memiliki rasa yang enak.

Namun, konsumsi makanan tinggi gula dapat memicu kecemasan, mudah marah, dan depresi. Terlalu banyak gula dalam tubuh juga dapat mengganggu kemampuan melawan stres.

Tak hanya itu, pemanis buatan juga dikaitkan dengan sakit kepala, gangguan mood, pusing, dan migrain.

2. Alkohol

Banyak orang beranggapan, mengonsumsi sebotol bir atau wine akan membuat malam lebih menyenangkan dan menenangkan.

Namun, tahukah kamu, alkohol justru memaksa otak untuk bekerja lebih keras menghasilkan hormon yang meningkatkan perasaan stres dan kecemasan.

Ini juga bisa mengurangi kadar serotonin, yang kemudian akan menimbulkan suasana hati yang buruk.

3. Sirup Agave

Agave nectar burst atau sirup agave adalah bahan pemanis alami yang mengandung kadar indeks glikemik yang rendah. Biasanya digunakan pada pancake dan makanan penutup lainnya.

Tapi sirup agave juga merupakan makanan ultra proses, yang menghilangkan nilai gizi dari jus alami.

Setelah proses produksi, pemanis ini biasanya diisi dengan fruktosa, yang kemudian akan berkontribusi terhadap sindrom metabolik, yaitu kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

4. Margarin

Margarin dan produk seperti mentega lainnya kemungkinan mengandung lemak jahat yang meningkatkan peradangan.

Margarin juga tinggi kadar asam lemak omega-6 yang dapat mengacaukan suasana hati, dengan memblokir asam lemak omega-3 sebagai peningkat suasana hati alami.

5. Kopi

Terlalu banyak kopi dalam tubuh pada siang hari dapat menyebabkan overdosis kafein, yang dapat berpengaruh pada neurotransmiter dan hormon. Meski enak untuk dinikmati, kopi bisa mengubah suasana hati dan memicu perasaan cemas. (Lis)

Sumber: Kompas.com